Kamis, 01 Mei 2014

Cara Perhitungan Kuisioner dengan Statistik


Pertanyaan-pertanyaan tersebut diberikan kepada sekelompok responden sebagai sarana uji coba. Kemudian pertanyaan-pertanyaan (kuesioner) tersebut diberi skor atau nilai jawaban n masing sesuai dengan sistem penilaian yang telah ditetapkan, misalnya:
2 untuk jawaban yang paling benar.
1 untuk jawaban yang mendekati benar
0 untuk jawaban yang salah.
Sebagai gambaran, misalnya distribusi skor untuk masing-masing pertanyaan dari 10 responden, sebagai berikut :
Distribusi Skor Tiap-Tiap Pertanyaan


























Selanjutnya kita menghitung korelasi antara skor masing-masing pertanyaan dengan skor total, sehingga ada 10 pertanyaan di dalam kuesioner kita. Dengan demikian maka akan ada 10 uji korelasi, yaitu pertanyaan nomor 1 dengan total, pertanyaan 2 dengan total, pertanya­an 3 dengan total, dan seterusnya.
Teknik korelasi yang dipakai adalah teknik korelasi “product moment” yang rumusnya sebagai berikut:

Lebih lanjut perhitungan ini dapat dilihat pada contoh di bawah ini Di bawah ini hanya akan diberikan contoh korelasi antara pertanyaan nomor 1 dengan skor total.
Kolerasi Pertanyaan 1 Dengan Skor Total
Responden
X
Y
X2
Y2
XY
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
2
2
2
2
1
2
1
2
2
2
14
15
13
16
13
12
13
16
12
14
4
4
4
4
1
4
1
4
4
4
196
225
169
256
169
144
169
256
144
196
28
30
26
32
13
24
13
32
24
28
N = 10
18
138
36
1924
250
Keterangan :
X = Pertanyaan nomor 1
Y = Skor total
XY = Skor pertanyaan nomor 1 dikali skor total
Selanjutnya memasukan angka-angka tersebut ke dalam rumus di atas, sebagai berikut :
Setelah dihitung semua korelasi antara masing-masing pertanyaan skor total, misalnya diperoleh hasil sebagai berikut:
1 : = 0,190
2 : = 0,720
3 : = 0,640
4 : = 0,710
5 : = 0,550
6 : = 0,810
7 : = 0,690
8 : = 0,720
9 : = 0,660
10 : = 0,150
Untuk mengetahui apakah nilai korelasi tiap-tiap pertanyaan itu significant, maka perlu dilihat pada tabel nilai product moment, yang biasanya ada di dalam buku-buku statistik.
Untuk jumlah responden 10, berdasarkan tabel, taraf significancy yang diperlukan ialah 0,632. Oleh sebab itu, nilai korelasi dari perta­nyaan-pertanyaan dalam kuesioner tersebut yang memenuhi taraf significancy (di atas 0,632) adalah pertaayaan: 2, 3, 4, 6, 7, 8, 9. Sedangkan nomor 1, 5, dan 10 tidak bermakna. Selanjutnya untuk memperoleh alat ukur yang valid, maka pertanyaan nomor 1, 5, dan 10 tersebut hams diganti atau direvisi, atau di “drop” (dihilangkan).

Tidak ada komentar: